Pathway
Assalamu'alaikum wr. wb.
Terima kasih anda telah mengunjungi website kami.
Alhamdulillah, Puji syukur kepada Allah swt, website Pondok Pesantren Krapyak Yayasan Ali Maksum Yogyakarta dapat kembali hadir setelah beberapa saat lalu vakum. Kehadiran kembali website ini semoga memberikan manfaat bagi masyarakat. Terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung keberlanjutan website ini.
Selanjutnya kami mohon maaf atas kekurangan yang masih terjadi di sana-sini. Semoga dalam waktu dekat, kesempurnaan website ini dapat terwujud sesuai dengan harapan.
Wasalamu'alaikum wr. wb.
Yogyakarta 18 September 2008
(TIM web Pesantren Krapyak)
Prince of wales, tiba dikrapyak setelah lama ditunggu-tunggu akhirnya jam 2 tepat tanggal 4 November 2008 siang tiba, alunan hadroh (alat music tabuh khas pesantren) menyambut saling beriringan mengiringi kedatangan tamu dari kerajaan inggris tersebut. Anak-anak dengan antusias melambaikan bendera dua Negara Indonesia dan inggris melambangkan hubungan baik kedua Negara.
Pertama datang beliau langsung disambut didalam rumah kediaman KH Atabik Ali, setelah berbincang-bincang sejenak dilanjutkan mengunjungi lab bahasa, dan LKIM (Lembaga Kajian Islam Mahasiswa) sanggar sunan, lab komputer, dan mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an.
Ada cerita menarik seputar kedatangan pangeran Charles, pangeran Charles berkunjung ke pondok pesantren krapyak tidak hanya untuk kunjungan sekilas saja tetapi beliau ingin menjalin kerja sama seputar culture budaya islam inggris dan mengenalkan agar ada hubungan antara islam inggris dengan yang berada di indonesia. Dengan adanya pertukaran 5 orang imam.
Ada juga pelatihan dari british council yang berupa pengenalan elanguages, English classroom language, entrepreneur. Yang diharapkan memberikan kontribusi pada perkembangan pesantren selanjutnya.
Kunjungan Duta Besar Inggris ke Pesantren Krapyak
(Krapyak, Tanggal 19 September 2008)
Yang Mulia Duta Besar Kerajaan Inggris di Jakarta Martin Alan Hatfull bersama staf dan rombongan dari Tim Keamanan Kerajaan Inggris mengadakan kunjungan ke Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta, Kamis 18 September lalu. Ini adalah rangkaian kunjungan resmi kedutaan kedua dengan level pejabat yang lebih tinggi ke Yogyakarta.
Dalam pembicaraan dengan pengasuh KH. Atabik Ali, Duta besar menyatakan bahwa silaturahmi ini untuk lebih meningkatkan kesepahaman antar budaya di antara dua negara yang masyarakatnya menganut agama dan keyakinan yang berbeda. Kunjungan yang berlangsung di dalam suasana siang hari Bulan Ramadlan ini di akhiri dengan ramah tamah sambil meninjau asrama dan fasilitas pesantren.(redwebKrap)